Membandingkan Twitter dan pengikutnya

Perang dingin sedang terjadi di internet, munculnya Twitter yang awalnya tidak banyak mendapat sorotan karena kegunaanya yang dirasa tidak terlalu penting, sekarang malah mempengaruhi pemain-pemain besar lainnya untuk masuk kedalam Twitter, atau mendirikan pesaingnya.

Google yang sebelumnya ikut dalam arus ini melalui Dodgeball dan Jaiku, akhirnya harus mengakui Twitter lebih unggul, dan akhirnya memanfaatkan Twitter juga.

Bagaimana dengan pemain lain di samping Twitter?

Plurk

dengan tampilan yang lucu dan emoticon yang menyenangkan, Plurk lebih condong kearah bersenang-senang.

Tidak memiliki API yang resmi, walaupun rasanya tidak terlalu penting, tampilan jejaring mereka sudah memadai dan mudah digunakan.

Sisi buruknya Plurk memiliki penghitungan poin yang dinamakan karma, yang menyebabkan pembaharuan status cukup sering hanya agar karma tidak turun, atau tidak jelas maknanya karena hanya berupa emoticon.

Plurk semacam ini sering muncul dan tidak memiliki makna yang berarti

Plurk semacam ini sering muncul dan tidak memiliki makna yang berarti

Identi.ca

Identi.ca sangat mirip dengan Twitter, bahkan mendukung lebih banyak kegunaan daripada Twitter. mempunyai cara memoles pesan yang lebih banyak, @reply untuk membalas, #hash untuk menandai suatu bahasan dan !groups untuk perpesanan secara berkelompok, namun belum dapat menarik banyak pengguna untuk berpaling dari Twitter, mungkin karena pengguna Identi.ca pun tidak sebanyak Twitter.

Moodmill

Dengan Moodmill kita dapat berbagi apa yang sedang kita rasakan, marah, males atau gembira ria. Ketika kita gembira mungkin kita ingin teman-teman tahu dan bersenang-senang bersama, tetapi bila sedang marah? Dengan pikiran yang ruwet gak karuan rasanya nggak akan sempat untuk memperbaharui Moodmill kita :D.

Sebaliknya di Twitter, kita bisa menulis apa saja, termasuk apa yang kita rasakan sekarang.

Facebook

Facebook belakangan meningkatkan dayaguna Facebook Status. dengan tampilan yang semakin mirip dengan Twitter. namun Facebook berbeda dengan Twitter, terutama dalam keterbukaan karena Facebook umumnya berisi hal-hal pribadi yang hanya dibagi hanya dengan teman-teman Anda.

Sedang di Twitter, tweet anda akan tersebar ke semua orang yang mengikuti Anda di Twitter, dan dapat dengan mudah dibaca oleh orang lain, termasuk yang tidak mengikuti Anda.

Keunggulan Twitter

Twitter unggul dalam hal kebebasan. Kita bebas menulis apapun disana, apa yang kita rasakan, kegiatan kita sehari-hari, tautan yang kita senangi ataupun memberitahukan tulisan terbaru di blog kita.

Smashing Magazine menggunakan Twitter untuk memberitahukan tulisan terbaru mereka.

Smashing Magazine menggunakan Twitter untuk memberitahukan tulisan terbaru mereka.

Perkembangan Twitter oleh pihak ketiga.

Keunggulan lain dari Twitter adalah banyaknya dukungan dari pihak ketiga, anda bisa menulis tweet darimana saja dengan alat apa saja.

Ketika anda merasa tampilan jejaring Twitter kurang menyenangkan karena tidak interaktif, anda bisa menggunakan beberapa terapan yang dibuat untuk mempermudah kegiatan bertwitter-ria Anda, Tweetdeck, Seesmic desktop, Tweetie, Chirrup, dan banyak lainnya.

Terapan-terapan tersebut dibangun untuk desktop dengan menyediakan kemampuan lebih daripada jejaring  Twitter.

Banyak pula jejaring lain yang muncul untuk mempernyaman kegiatan berTwitter Anda bila anda tidak suka harus memasang terapan-terapan diatas di komputer Anda. iTweet, Tweetvisor, Streamy dan Tumblr bisa anda manfaatkan.

Hebatnya terapan yang memanfaatkan Twitter, dapat berdiri sendiri dengan sumberdaya pengembangnya sendiri, tidak harus berada dalam jejaring Twitter seperti Facebook Apps.

Bahkan terapan sederhana semacam WeFollow, yang berisi daftar pengguna Twitter yang berbentuk direktori, atau IsFollow yang digunakan `hanya` untuk memeriksa apakah seseorang telah mengikuti orang lain atau belum.

Penggunaan isfollow.

Penggunaan isfollow.

Hal ini berbeda dengan Facebook, terapan-terapan yang memanfaatkan Facebook seringkali berada di jejaring facebook, tidak dapat keluar darisana, Bahkan Facebook menyatakan penolakan terhadap Power.com yang berguna untuk melakukan kegiatan maya anda dalam satu tempat.

Twitter akan terus berkembang seiring dengan dukungan pihak luar, yang memanfaatkan Twitter. Termasuk juga Twitter OAuth yang mulai dijajaki untuk menjadi semacam Facebook Connect.

Dukungan yang besar ini muncul selain karena Twitter API yang mudah diterapkan juga Twitter memiliki pengatributan dalam setiap tweet yang terkirim. Sehingga pengembangpun terbantu karena secara langsung Twitter telah mempromosikan terapan buatan pengembang tersebut, setiap kali terapan tersebut digunakan untuk mengirim tweet.

Chi.mp mengirim dengan menggunakan terapan mereka sendiri, dan muncul nama Chi.mp sebagai atributnya

@chimp mengirim tweet dengan menggunakan terapan mereka sendiri, dan muncul nama Chi.mp sebagai atributnya, 'from chi.mp'

Kurang hebat apa coba? Twitter tersedia dimana-mana, dapat kita gunakan dengan bermacam-macam peralatan, dengan HP yang mendukung GPRS, iPhone, Blackberry, dan lain-lain.

Twitter telah membuat kecondongan baru, menumbuhkan terapan sejenis bahkan membuat Facebook merubah tampilannya menjadi mirip dengan Twitter. FriendFeed pun meluncurkan rancangan baru yang berbentuk mirip dengan Twitter.

Twitter benar-benar telah merubah dunia.

Ditulis untuk di ikutsertakan dalam Kontes Berpikir Kritis 2009 yang diselanggarakan oleh NavinoT

untuk memberi tanggapan pada Shifting (back) to Desktop

27 Tanggapan ke “Membandingkan Twitter dan pengikutnya”


  1. 1 Ali Zainal Abidin 24 April 2009 pukul 00:15

    Dari artikel anda di atas sepertinya Twitter merupakan perintis dalam bidang ini yang berhasil mempopulerkan kegiatan microblogging.

    Menurut saya, Twitter tidak hanya memiliki para anggota yang kemudian diikuti oleh orang-orang lain baik anggota Twitter sendiri atau bukan, tetapi Twitter berhasil menjadi sebuah situs web yang diikuti oleh situs web lain tentang apa yang telah dihasilkan oleh mereka untuk para anggotanya.

  2. 3 synyster 24 April 2009 pukul 00:53

    sepppp coyyy……
    luar byasa pemikiran angga satriya……IQ diatas rata2

    tapi sayang DOTA ne cupu……:-”

  3. 5 gagahput3ra 24 April 2009 pukul 03:00

    Kok diatas penulisnya mlh ngomongin DOTA yah….OOT xD

    Btw setuju….Twitter emang paling keren…*ya iyalah pengguna Twitter sejati*

    Gw hampir 100% setuju dengan postingan diatas…Twitter itu kyk Firefox sebenarnya, kehebatannya ada di banyaknya addon & apps2 tambahan…..yang lucunya justru bikin Twitter apps jadi tempat update twitter yg lebih bagus daripada web twitter.com-nya.

    Nah yg salah kebanyakan newbie twitter nganggep twitter itu jelek karena webnya yg masi belom kyk plurk (auto update), susah manage followers, padahal enaknya twitter itu pake twitter apps kyk DT, Seesmic Desktop, Twhirl ato Tweetdeck.

    Satu lagi, orang Indonesia dalah orang gila emoticon. Jadi y pantes aja Plurk menang. Walo ga ada plurk search, jd y lebih ga asik buat cari2 apdet terbaru :)

    • 6 Satrion 25 April 2009 pukul 17:44

      Habisnya dibilang copo T_T jadi ngelantur ke DotA deh..
      kalau saya pribadi sih lebih suka dari twitter.com langsung, soalnya saya suka main-main dengan Greasemonkey.

  4. 7 easy 24 April 2009 pukul 17:33

    aku belom sempet nyoba twitter orang2 dah sibuk plurk. dan disaat semua orang terhanyut dgn plurk, aku malah udah tobat dari plurk. and fesbuk.. aku seneng juga, tapi sayangnya akunku menggunakan nama easy malah di disable :(

    • 8 Satrion 25 April 2009 pukul 17:48

      Kalau di Facebook pakai nama yang dicurigai bukan nama asli memang dihapus. Anehnya namaku kuganti `Koob Ecaf`malah nggak diapa-apain, dulu sempet pake nama `Troll Warlord` juga. Padahal dah berharap agar dihapus T_T

  5. 9 byme 27 April 2009 pukul 07:46

    punya twitter tapi bingung hehehe
    byme

  6. 11 annosmile 27 April 2009 pukul 11:03

    vote for plurk
    hehe…

  7. 13 mel 28 April 2009 pukul 08:06

    thank you for droppin’ by my blog….ou have such a simple blog but inside…have something interesting…nice

  8. 15 Ali Zainal Abidin 30 April 2009 pukul 07:11

    berharap dihapus ???

    hmm… sedang melakukan uji coba di Facebook yach :D

    • 16 Satrion 30 April 2009 pukul 19:56

      Facebook benar-benar tidak menghapus gambar yang telah lama saya hapus, Saya inginnya sekalian nggak ada jejak di Facebook :P makanya mencari cara supaya dihapus. Padahal nama `Koob Ecaf` kan bukan nama asli :P dan kebalikan dari `Face Book` tapi masih aman-aman saja T__T

  9. 17 Ali Zainal Abidin 1 Mei 2009 pukul 14:01

    wah2 gambarnya jgn2 sudah jadi hak milik Facebook juga tuch.

    hmm.. kesalahan dech pernah gabung dengan Facebook, saya juga :D

  10. 18 almascatie 2 Mei 2009 pukul 11:29

    banyaknyaaaaa….. makin bingun sayah

  11. 22 Rian Xavier 3 Mei 2009 pukul 04:30

    masih suka FB aja. Hehe.

  12. 24 fajr 5 Mei 2009 pukul 01:39

    wuaah, makin byk aja jejaring sosial bro, binun euy.
    sayang kalo ikutan baru, trus yg lama gak keurus gitu :(
    pantesan jarang keliatan, lagi asik ke twitter toh.. :D
    kirain sibuk jualan soto :P
    anywei, thank 4 da info..

    • 25 Satrion 5 Mei 2009 pukul 02:24

      hihihi…. rupanya ada yang mencari-cari keberadaan saya… *terharu*
      ngomong-ngomong tukang sotonya dah pulang ke Madura T_T sekarang nggak ada sarapan murah lagi….. T_________T

  13. 26 Gugus 12 Mei 2009 pukul 04:26

    sebenarnya twitter itu bisa dipakai untuk apa saja ?


Tinggalkan Balasan




@Satrion

Paling diminati

  • Tidak ada

SocialVibe


Angga Satria dapat di temukan di :


Twitter


Backtype


Plurk


FriendFeed


DotA-Allstars

 

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930